24.4 C
New York
Tuesday, October 27, 2020
Home Destinasi Wisata Gunung Papandayan

Gunung Papandayan

JENIS : Wisata Alam 

LOKASI: Desa: Sirnajaya, Kecamatan : Cisurupan, Kabupaten: Garut, Jarak dari ibu kota : 30 Km

Luas Lokasi : 225 Ha. 

Aksesibilitas :  Sudah dilayanai oleh angkutan kota. Tersedianya jalan menuju ke lokasi DTW, Untuk menuju lokasi DTW dapat dicapai menggunakan kendaraan pribadi maupun umum dalam waktu 1,5 jam atau dapat menggunakan ojeg dari Kota Kecamatan Cisurupan. 

Batas Administrasi : Utara :  Kecamatan Bayongbong; Selatan:  Kecamatan Cikajang; Barat:  Kecamatan Pamulihan; Timur:  Kecamatan Cigedug 

Pengelola : PT AIL 

TWA Gunung Papandayan mempunyai daya tarik berupa kawah dan untuk kegiatan hiking  yang sangat asri. Suasana  alam dengan reka bentuk alam berupa pegunungan dan perkebunan. Gunung Papandayan merupakan daya tarik wisata ini memiliki daya tarik berupa kawah yang menghasilkan uap panas serta  reka bentuk alam berupa pegunungan dan perkebunan. Pengunjung yang datang ke kawasan Gunung Papandayan dapat melakukan aktivitas wisata hiking, menikmati pemandangan serta penelitian. Kualitas lingkungan dikawasan ini dapat dilihat dari tingkat kebersihan dan bentang alam yang kurang terawat dan banyak  vandalisme. 

Daya tarik DTW ini terutama suasana pegunungan yang sejuk dan keindahan kawah Papandayan yang dapat dinikmati dari dekat. Demikian pula hanya dengan hamparan bunga “abadi” Eidelweis (Canaphalis Vavanica) yang cukup luas di pondok saladah yang berada di dalam kawasan kawah Papandayan.

Luas kawasan objek ini secara keseluruhan 7132 Ha, yang terdiri dari Cagar Alam dengan luas 6807 Ha dan Taman Wisata Alam 225 Ha. Adapun pengelola objek tersebut adalah BKSDA Jabar II. Sedangkan status kepemilikan tanahnya dikuasai oleh Departemen Kehutanan.

Adapun jenis gunung ini adalah jenis gunung berapi yang memiliki ketinggian 2622 m dari permukaan laut. Di gunung Papandayan ini terdapat banyak kawah yang aktif, yang diantaranya ada 4 kawah yang meletus pada tahun 2002. Topografi Gunung Papandayan berada di ketinggian 2170 m di atas permukaan laut dengan konfigurasi umum lahannya bergunung, berbukit, dataran dan lembah.

Daya tarik Gunung Papandayan yang utama berupa kawah, panorama, pegunungan dan perkemahan, semuanya ini ada di dalam kawasan Taman Wisata Alam. Daya tarik yang potensial berupa hutan terdapat di Cagar Alam (CA) yang sifatnya khusus untuk penelitian dan pendidikan. Selain itu terdapat perkebunan di luar kawasan berupa kebun teh milik PTPNVIII Sedep, Bandung.

Aktivitas utama yang dapat dilakukan yaitu trekking, hiking, fotografi dan rekreasi hutan yang semua ini dapat dilakukan di TWA. Sedangkan aktivitas penunjangnya ialah penelitian fauna dan flora di CA serta untuk piknik dan berkemah dapat di lakukan di TWA.

TWA memiliki flora yang dominan yaitu Hiur, Puspa, Pasang Hura, Saninten, Jamaju, Sega, Suwagi dan Kiteke sedangkan fauna yang dominan yaitu babi hutan, macan kumbang, macan tutul dan burung. Flora yang dominan ialah sedangkan untuk fauna dominan adalah babi hutan, jenis burung, macan kumbang dan tutul. Flora langka di Cagar Alam yaitu Saninten dan untuk faunanya rusa, elang Jawa, Lutung dan Surili. Kegiatan konservasi hewan dan tumbuhan dilakukan di Cagar Alam.

Objek wisata yang berlokasi di Garut ini termasuk objek wisata alam cukup terkenal, terutama bagi mereka yang punya hobi mendaki gunung, baik yang tinggal di kawasan Provinsi Jawa Barat maupun di luar Provinsi Jawa Barat. Letak objek wisata ini pun terbilang sangat mudah ditempuh melalui transportasi darat selama hampir kurang lebih 2,5 s.d. 3 jam.

Gunung ini merupakan gunung berapi yang masih aktif, rekor pertama meletus pada bulan Agustus 1772 yang memuntahkan berkubik-kubik material alam sejauh satu kilometer ke udara, dengan menelan korban sebanyak 3.000 orang dan menimbun 40 desa disekitarnya.<.p>

Kawah Mas merupakan kawah yang terletak di tengah Gunung Papandayan dengan lebar sekitar 150 meter. Banyak wisatawan berkunjung ke daerah ini untuk melihat fenomena kawah yang sangat unik dan menarik, gemuruh suara kawah yang seperti suara kapal mesin jet, serta semburan asap tebal dari dalam kawah semakin menambah keterpukauan wisatawan akan fenomena alam yang jarang ditemui ini.

Papandayan dapat dicapai dengan mudah dari arah Kota Garut ke arah Selatan dalam hitungan 30 menit, melalui Samarang ke arah Cisurupan. Dipertigaan Cisurupan, belok kanan menyusuri jalan desa dengan aspal bagus yg terus mendaki ke ketinggian 2300m dpl ke Cagar Alam Papandayan dengan jalannya yang berkelok-kelok dengan pemandangan kebun kentang dan hutan pinus yang indah.

Memerlukan waktu sekitar 20 menit dengan berjalan kaki bagi para wisatawan yang akan menuju ketengah kawah gunung ini dari area tempat parkir kendaraan. Di puncaknya kita dapat melihat pemandangan sekitar gunung yang indah yang berpadu dengan kepulan asap belerang yang menyembur dari dasar perut bumi.

Most Popular

Garut Kuliner Malam

Jumat 14 Agustus 2020 Bupati Garut Bapak H. Rudy Gunawan, SH, MH, MP secara resmi membuka acara Garut kuliner malam yang nantinya...

Simulasi Acara “Garut Culinary Night”

Salam pesona garut Pada tanggal 13 agustus 2020 Kepala Dinas Pariwisata dan Kebudayaan Kab. Garut H. Budi Gan Gan SH, M.Si dan Kepala...

Pelatihan Pemandu Wisata Sejarah dan Warisan Budaya

Salam Pesona Garut Pelatihan Pemandu Wisata Sejarah dan Warisan Budaya 2020 dengan lokasi Makan Syekh Jafar Sidiq dan Situ Candi Cangkuang yang di...

Proses Pembongkaran dan Pengangkutan Gerbong Kereta Api Mini di Situ Bagendit

Pada tanggal 13 agustus 2020 dilakukan proses pembongkaran dan pengangkutan gerbong kereta api mini di Situ Bagendit sebagai tahap awal dimulainya revitalisasi...

Recent Comments